Bank Panin Syariah Optimalkan Potensi Masyarakat Lewat Wakaf

Abuzakir Ahmad Mon 11 Jan, 2016

 Bank Panin Syariah Optimalkan Potensi Masyarakat Lewat Wakaf

Gb : Kepala Grup Pendanaan Ritel Bank Panin Syariah,Jusuf Eko Septianto (kiri)

Proses terjadinya kesepakatan kerja sama antara Bank Panin Syarian dan Wakaf Al-Azhar Peduli Ummat itu begitu cepat, dimana pada acara Sahabat Wakaf yang digelar di YPI Al-Azhar beberapa pekan lalu itu dihadiri pula oleh petinggi-petinggi dari Bank Panin Syariah. Pihak Bank Panin menyaksikan langsung ada penandatanganan kesepakatan antara Wakaf Al-Azhar dan beberapa yayasan lainnya.

Sebelumnya pihak Bank Panin Syariah melihat Bank ini belum ada yang berhubungan maupun bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui wakaf, padahal potensi masyarakat Indonesia untuk berwakaf besar sekali karena sangat bermanfaat untuk membantu sesama.

Penyampaian Direktur Wakaf Al-Azhar, Ust Rofiq Lubis tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi Petinggi Bank Panin Syariah seperti Jusuf Eko Septianto, Kepala Grup Pendanaan Ritel Bank Panin Syariah, Derektur Delvy dan lain-lain. Ketertarikan itu langsung diwujudkan ketahap yang lebih serius dengan melakukan pertemuan lebih intens dari kedua belah pihak yakni, dari tim Bank Panin Syariah dan Wakaf Al-Azhar.

"Pada beberapa penjelasan dari pihak Wakaf Al-Azhar, maka kami meyakini, bahwa melalui Bank Syariah, Insya Allah potensi masyarakat itu kita bisa optimalkan. Keyakinan itu, maka terjadilah kerja sama seperti ini, "kata Yusuf Eko Septianus, di sela-sela tranning di gedung Bank Panin Syariah, Jalan S. Parman Jakarta Barat, Selasa (10/11).

Pertemuan itu melahirkan penandatanganan kesepakatan atau MoU dan dilanjutkan dengan training untuk para marketing dan seluruh kepala cabang. Training ini bagi peserta tentu menemukan hal-hal baru seperti sholat tepat waktu. Sholat tepat waktu tentu akan meningkatkan kedisiplinan yang tinggi dalam setiap aktifitas.

Kedepannya, proses kerja sama yang baik ini tentu menjadi niat Bank Panin Syariah untuk mengoptimalkan potensi masyarakat. maka dari itu Bank Panin melakukan pengumpulan wakaf seluruh Indonesia dengan memanfaatkan chanel- chanel yang sudah ada, seperti cabang, elektronik chanel, data ATM, Banking dan lain-lain.

Disamping itu pihak Bank Panin Syariah memiliki produk-produk yang menjadi pendukung untuk pengumpulan wakaf seperti tabungan rencana.

"Jadi itu saja dulu yang dijalani. Tapi tidak menutup kemungkinan diwaktu yang akan datang secara terus- menerus kita akan depelove, sehingga kerja sama ini akan menghasilkan sesuatu menjadi lebih baik, "ujarnya.

Selanjutnya, kata Eko, setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan dan training, maka dari pihak Bank Panin Syariah, terutama para kepala cabang yang tersebar di berbagai kota, langsung bisa sharing ke tim-tim dibawahnya. Kemudian mereka melakukan penjualan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Disamping itu ada road show ke luar kota bersama dengan Wakaf Al-Azhar.

Pihak Bank Panin, tetap melakukan evaluasi secara terus -menerus dan Eko, belum bisa menjelaskan secara mendetail. Yang jelas, kata ia, pihak Bank Panin memastikan ada program -program lainnya yang tentu lebih menarik dari acara traning.

Maka dari itu, Eko berharap, kerja sama itu bisa menguntungkan kedua belah pihak. Wakaf Al-Azhar juga bisa mengedukasi dan mengumpulkan dana wakaf dari masyarakat Indonesia sehingga masyarakat yang kurang mampu bisa dibantu terutama beasiswa, kesehatan dan lain-lain. Bank Panin Syariah juga demikian, bisa lebih kuat brandingnya ditengah-tengah masyarakat.

"Jadi, jika masyarakat ingin berwakaf terutama dalam pengumpulan dana wakaf bisa kami tampung di Bank Panin Syariah, "tandasnya. WA-News/Abuzakir Ahmad