Wakaf Polis Asuransi Syariah Dorong Masyarakat Untuk Berwakaf

Abuzakir Ahmad Thu 14 Jan, 2016

Wakaf Polis Asuransi Syariah Dorong Masyarakat Untuk Berwakaf

Gb : Ust. Mohammad Rofiq Thoyyeb Lubis, Direktur Wakaf Al-Azhar Peduli Ummat

Direktur Wakaf Al-Azhar Peduli Ummat, Mohammad Rofiq Thoyyib Lubis dalam mempresentasikan makalahnya tentang Wakaf Polis Asuransi Syariah, bahwa wakaf asuransi syariah itu mendorong semangat merencanakan wakaf yang sifatnya temporer, ingat kapan saja. Ingat ketika Kyai memberikan amanah semangat wakaf, maka saat itu dia berwakaf lalu good by dan lupa.

"Inilah salah satu niat kami untuk meluncurkan Wakaf Polis Asuransi Syariah agar benar-benar terwujud apakah sesuai dengan yang kita rencanakan, "ujarnya di Jakarta.

Wakaf Polis Asuransi Syariah ini dapat mendorong masyarakat untuk berwakaf uang secara sistematis. Wakaf uang ini menjadi sesuatu permasaalahan, namun semua pihak mengambil jalan keluar atau solusi terbaik.

Rofiq berharap, kalau ada kebenaran maka kebenaran itu dikuatkan secara bersama-sama, tetapi kalau ada kesalahan maka disempurnakan untuk kemaslahatan dan kebaikan bangsa dan negara.

Dalam penjelasan, Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah versi Al-Azhar, diakui memang belum ada, tetapi akan disempurnakan, bahkan ada perubahannya, Tapi judulnya tetap mengacu pada Wakaf Polis Asuransi Syariah.

"Kami sangat berharap dapat rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional dan dari Majelis Fatwa MUI, "katanya.

Sebenaranya, pengertian wakaf secara etimologi berasal dari kata wakfu yang berarti menghentikan. Secara terminologi para ulama membagi definisi wakaf.

Menurut Imam Nawawi, Wakaf adalah menahan harta yang diambil manfaatnya tetapi bukan untuk di "renyam" sementara benda itu tepat ada padanya digunakan manfaatnya untuk kebaikan dan mendekatkan diri pada Allah.

Pemahaman Rofiq, apa yang disampaikan Imam Nawawi memiliki kemiripan seperti apa yang disampaikan Rasulullah kepada Umar Bin Khatab.

"Ketika Umar Bin Khatab menyerahkan kepemimpinannya pada Khaidir, maka ia bertanya pada rasulullah soal harta wakaf. Kata Rasulullah, tahan saja, tapi hasilnya disalurkan, "katanya.

Presentasi itu langsung ditanggapi perwakilan dari Dewan Dakwah Indonesia, Nahdatul Ulama, Ust. Komarudin dari Tegal, perwakilan asuransi, akademisi serta praktisi dan lain-lain. ***Wakaf Al-Azhar/Abuzakir Ahmad***