Prof. Suhadi, Berkreasi dan Berinovasi Potensi Polis Asuransi

Abuzakir Ahmad Thu 14 Jan, 2016

Prof. Suhadi, Berkreasi dan Berinovasi Potensi Polis Asuransi

Prof. HM. Suhadi, S. Kom. Ketua Umum YPI Al-Azhar

YPi Al-Azhar didirikan pada tahun 1952 lewat Wakaf Ummat yang bergerak dibidang Dakwah, Sosial dan Pendidikan itu, sebelumnya, YPI Al-Azhar telah berfikir untuk bisa membentuk lembaga wakaf yang produktif. Hingga pada tahun 2010 pengurusnya meneruskan untuk membentuk unit lembaga khusus yakni Wakaf Al-Azhar Indonesia atau saat ini Wakaf Al-Azhar Peduli Ummat dibawah naungan YPI Al-Azhar.

"Alhamdulillah Wakaf ini terwujud dan bisa mengadakan acara Muzakarah Nasional, Wakaf Polis Asuransi Syariah. Wakaf ini terdiri dari Wakaf Properti, Pertanian, Transpotasi dan beberapa bentuk pengumpulan dana wakaf lainnya, "kata Suhadi dalam pidatonya di AULA Universitas Islam Al-Azhar, Jakarta belum lama ini.

Suhadi melihat, lembaga itu dapat diberdayakan karena potensi wakaf ummat Islam di Indonesia sangat besar. Tapi anehnya meski memiliki potensi dari berbagai bidang dan tumbuh dengan pesat, namun riilnya belum bisa ditunjuk pada masyarakat luas.

Jadi, semua pihak yang terkait dengan Wakaf Al-Azhar harus terus berkreasi dan berinovasi untuk bisa merealisasikan potensi wakaf itu sehingga riil itu terlihat dengan jelas agar bisa dimanfaatkan untuk kekuatan ummat Islam.

Potensi Wakaf Polis Asuransi Syariah yang bergerak dibidang sosial dan pendidkan ternyata dalam pengeloaannya memerlukan dana yang besar. Sumber dana yang konvensional pada waktunya sampai pada batas maksimal tidak bisa dikembangkan lagi.

Dan dana-dana itu diharapkan bisa dikerjakan dan bermanfaat lewat dana wakaf yang produktif. YPI Al-Azhar sudah memulainya dengan menyelenggarakan kegiatan sosial, dakwah dan pendidikan.

Kegiatan itu hampir mencakup seluruh wilayah Indonesia hingga ke Papua yang berasal dari hasil wakaf produktif, disamping membutuhkan sumber-sumber dana yang lain. Dia juga berharap dengan acara Muzaarah Nasional itu bisa memperjelas dan memperkuat pelaksanaannya baik dari aspek syariah itu sendiri maupun dari Wakaf Syariah.

"Kita saling mendukung dan berharap keberadaan Wakaf Al-Azhar akan memperkuat dan memperjelas aspek syariah. Kegiatan wakaf yang sedang kita usahakan bisa berkembang sehinga pada waktunya Wakaf ini akan menjangkau seluruh dunia, "ujarnya. Wakaf Al-Azhar/Abuzakir Ahmad.