Membumikan Semangat 212

Hendra Yuliano Mon 04 Dec, 2017

Membumikan Semangat 212

5a24c3a1466d1.jpg

Sahabat 212 yang dirahmati Allah

Terbayangkah betapa besarnya Potensi Ekonomi Ummat Islam melihat dari acara Reuni 212 yang baru saja kita hadiri? Betapa besarnya biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan ini, namun tidak terlihat ada yang merasa kesulitan keuangan untuk ikut ambil bagian dalam momen bersejarah ini. Itulah kekuatan utama awal kebangkitan ekonomi ummat kedepan, yaitu sharing economy.

Merujuk ke beberapa sumber, tidak kurang dari 7,5-8 Juta peserta yang menghadiri reuni 212. Berapa besar perputaran ekonomi yang terjadi bila sebagian besar transaksi dilakukan diantara sesama muslim. Dan bila kita melihat sejarah, Rasulullah SAW membutuhkan tidak lebih dari 8 Bulan untuk mengalihkan transaksi di Madinah yang di kuasai Yahudi ke pasar Muslim ( Su’ul Madinah). Lalu mengapa tidak kita jadikan momen reuni 212 ini sebagai momen kebangkitan ekonomi ummat?

Bayangkan bila masing2 dari 7,5-8 Juta orang tadi mengeluarkan Rp.50.000,- saja untuk sekedar transportasi maka sudah lebih dari 375-400 Milyar perputaran uang dari sisi transportasi saja. Lalu berapa besar untuk konsumsi, akomodasi dan lain-lainnya. Itu artinya secara keuangan ummat Islam tidaklah miskin, namun system ekonomi lah yang memiskinkan ummat Islam.

Ummat Islam dipersulit meminjam uang untuk usaha bahkan di Bank Syariah padahal uang yang ada di bank mayoritas uang ummat Islam. Ummat islam dipersulit mengakses berbagai potensi ekonomi, setidaknya itu yang pernah penulis alami. Maka sudah saatnya potensi Keuangan Ummat Islam itu benar-benar diwujudkan untuk kemaslahatan bersama.

Kalau melihat dari informasi bahwasanya potensi Zakat tahun 2017 sebesar 300 Triliun (1/40), itu artinya setidaknya Ummat Islam memiliki 12.000 Triliun Fresh Money yang apabila dipergunakan untuk modal awal kebangkitan ekonomi menjadi suatu potensi yang DAHSYAT. Selain itu dengan 300 Triliun uang zakat, berapa banyak kemiskinan yang bisa dientaskan, berapa banyak desa yang bisa di gemilangkan sebagaimana dilakukan oleh rekan-rekan lembaga amil zakat nasional melalui program Desa Gemilang misalnya.

Saat ini hanya potensi zakat yang kita tau, padahal ada potensi ekonomi yang luar biasa dahsyatnya, yaitu wakaf. Bila zakat hanya berkisar di angka 2,5% dan cenderung manfaat dan pendistribusiannya dalam jangka pendek maka dengan wakaf bisa muncul angka 5%, 10%, 15%, 25% bahkan lebih sesuai dengan kemampuan keuangan masing2 kita.

Bila kita memaksimalkan potensi baitul maal (ziswaf) hingga angka 10% saja, maka kita memiliki kekuatan dana hingga 1.200 Triliun untuk pemberdayaan ekonomi para mustahik, maukuf ‘alaih, hingga anak2 yatim. Insya Allah kita akan sulit menemukan kesenjangan ekonomi yang terlalu dalam antara kaum papa dan kaum berada.

Untuk merealisasikan potensi inilah Wakaf Al-Azhar bersama ICMI dan IDF MUI mengembangkan sebuah aplikasi yang bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan kita dengan konsep “White Label” dengan harapan kita semua bisa terus mengimplementasikan persatuan walau banyak bendera yang berkibar sebagaimana yang kita temukan dalam kegiatan reuni 212 dan berbagai kebersamaan lainnya.

Sudah saatnya kita terus membumikan semangat 212, terus alihkan setiap transaksi kita kepada sesame Muslim dan kita bisa mulai dari transaksi pembayaran rutin bulanan, tiket dll serta meningkatkan donasi untuk kemaslahatan Islam melalui Aplikasi Quantum Wakaf Online.

Yuk Terus kita jaga spirit 212 bersama-sama

Langkah 1
kunjungi play store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.alazhar.app

Langkah 2
Registrasi
ID Sponsor = wakafalazhar (huruf kecil semua)
Username = kosakata yang anda suka ( contoh : abdullah ) huruf kecil semua
Password = kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, karakter ( contoh @Abdullah1 )
Lanjutkan isi data lainnya sesuai identitas

Langkah 3
Log in
Amati menu2 transaksi yang rutin anda lakukan selama ini
Isi deposit untuk segera bertransaksi
Mulai alihkan transaksi agar bernilai ibadah

Langkah 4
Share username anda seperti urutan di Langkah 2
Nikmati pahala yang terus mengalir
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

@hyahmad